Wednesday, April 26, 2017

Tutorial Menggunakan Navicat

Mungkin sebagian dari kalian ada yang belum tahu apa itu navicat. Navicat adalah sebuah software yang digunakan untuk memanipulasi data MySQL, seperti membuat database, membuat tabel, menghapus tabel, dan yang lebih hebatnya lagi navicat bisa di gunakan untuk mengubah tipe data MySQL yang biasanya berakhiran (.sql) ke dalam format file Paradox(*.db), file DBase(*.dbf), file  Text(*.txt), file HTML(*.htm;*.html), file Excel(*.xls), file Excel 2007(*.xlsx), file Lotus 1-2-3(*.wk1), QuattroPro(*.wq1), file XML(*.xml), database MS Access(*.mdb), dan masih banyak lagi. Tidak hanya sampai di situ saja, dengan bantuan navicat ini anda bisa dengan mudah mengambil data dari tipe lain ke dalam file .sql.
  1. Pertama kali jalankan program navicat ini maka akan keluar jendela utama seperti pada gambar di bawah ini.
  2. Perlu kalian ketahui sebelum menjalankan program navicat ini program MySQL harus sudah aktif terdahulu yaitu jika pada komputer kalian menggunakan webserver Wamp, maka tentunya Wamp tersebut harus kalian aktifkan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar service MySQL nya dapat berjalan dengan baik. Kita lanjut ke pembahasan navicat tadi, dari jendela utama di atas yang harus diperhatikan untuk pertama kali adalah icon connection yang di gunakan untuk mengecek koneksi kalian. Jika hanya di gunakan untuk localhost saja, maka pada pilihan host name ketikkan localhost. Di sini karena kita menggunakan database MySQL, maka pada pilihan port anda ketikkan 3306. Maksudnya adalah untuk database MySQL agar dapat di gunakan maka membutuhkan port 3306 yang harus di buka. Sedangkan untuk pilihan username anda ketikkan root. Ini artinya kalian bertindak sebagai administrator yang memiliki hak penuh atas database MySQL tersebut. Untuk Password kosongkan saja karena defaultnya password MySQL untuk hak akses root tidak memerlukan password. Nantinya jika kalian sudah terjun langsung menangani data yang besar dan itu sifatnya sangat pribadi, maka tentunya MySQL tersebut harus kalian berikan password agar tidak sembarangan orang yang bisa dengan mudah membuka database tersebut. Untuk lebih jelasnya, bisa lihat gambar di bawah ini terkait dengan connection pada navicat.
  3. Sampai di sini saya harapkan kalian sudah mengerti bagaimana caranya membuat koneksi pada navicat. Setelah itu langkah selanjutnya adalah dengan mengaktifkan koneksi tersebut dengan cara anda klik dua kali pada pilihan localhost yang berada di sebelah kiri dari jendela utama. Membuat database di navicat. Setelah berhasil membuat koneksi, sekarang kita akan mencoba untuk membuat database yang di beri nama dbpenjualan. Dimana dari database penjualan ini nantinya terdiri dari tabel supplier, barang, beli, dan jual. Saya tegaskan ini hanya sebagai contoh sederhana saja, sehingga nantinya jika kalian membutuhkan yang lebih lengkap bisa menyesuaikannya dengan kondisi yang ada. Untuk membuat database di navicat kalian tinggal klik kanan dari jendela connections tepatnya yang kalian klik kanan adalah tombol localhost. Untuk lebih jelasnya bisa lihat pada gambar berikut ini :
  4. Dari gambar di atas kalian klik new database sehingga nanti akan keluar jendela create new database seperti gambar di bawah ini.
  5. Pada pilihan enter database name, isikan dengan dbpenjualan, karena nama database yang akan kita buat adalah dbpenjualan. Jika sudah anda tinggal menekan tombol OK. Sampai di sini kalian sudah berhasil membuat sebuah database melalui navicat. Membuat tabel. Sampai di sini kalian sudah berhasil membuat database, untuk selanjutnya kita akan membuat tabel. Sebelum membuat tabel hal penting yang harus diperhatikan adalah database tersebut harus kalian aktifkan terlebih dahulu, yaitu dengan cara di klik dua kali pada database tersebut. Selanjutnya pilih tables dan klik kanan pada tables tersebut, kemudian pilih new table. Untuk lebih lanjutnya kalian bisa lihat pada gambar di bawah ini.  
  6. Selanjutnya kalian akan di bawa pada jendela table design seperti di bawah ini.
  7. Kalian pilih tab fields, kemudian pada kolom name kalian isikan nama field tabelnya, sedangkan pada kolom type kalian isikan tipe tabelnya apa, sedangkan pada kolom length kalian isikan berupa angka untuk menentukan lebar kolomnya. Jika sudah selesai, simpan dengan mengklik tombol save.
Selamat mencoba, saya harap ini sedikit membantu buat yang ingin belajar.